15 Pembelian Terburuk Real Madrid Sepanjang Masa

345 0
kaka

15 Pembelian Terburuk Real Madrid yang dimulai dari Robert Prosinecki hingga Danilo

 

kaka

Dengan Los Blancos yang mengeluarkan 31.5 Juta Euro untuk pemain gagal Danilo, Bolapedia akan menyajikan kembali siapa saja yang gagal bersinar di Santiago Bernabeu.

 

Real Madrid terkenal dengan klub yang tidak takut mengeluarkan banyak uang demi mendatangkan pemain incarannya.

Bagaimanapun, tidak selalu klub ini membelanjakan uangnya dengan bijaksana.

Berikut ini akan kami sajikan 15 pembelian terburuk Real Madrid sepanjang masa.

 

1.Robert Prosinecki | Dari Red Star | 15 Juta Euro | 1991

robert prosinecki

robert prosinecki

 

Robert baru – baru ini mengakui kegagalan di Real Madrid yang dibelanya selama 3 musim ini menyatakan bahwa waktunya di Madrid bisa saja lebih baik. Namun bermain sebagai pemain asing dan berbedanya budaya sepakbola di Spanyol membuatnya gagal bersinar.

Hal – hal besar yang diperkirakan bisa saja terjadi dari salah satu pemain terbaik Balkan, seorang gelandang yang berhasil membawa Red Star Belgrade memenangkan Kejuaraan Eropa ini bisa bersinar di Real Madrid.

Faktanya, kontribusi pemain ini hanya sebuah gol di laga El Clasico pada tahun 1995. Menjadi hiburan tersendiri bagi penggemar Real Madrid.

 

2. Walter Samuel | Dari AS Roma | 25 Juta Euro | 2004

walter samuel

walter samuel

 

Berada di pembelian sebesar 25 Juta Euro, tampaknya pemain berjulukan ” The Wall ” ini akan beringas dan tampil dominan di tengah lapangan pihak Real Madrid.

Namun, kehebatannya di Roma tidak terjadi di Real Madrid. Bahkan, pelatih Fabio Capello yang menukangi AS Roma kala itu pun menjadi heran akan keadaannya di Madrid.

” Faktanya, dia tidak mendapatkan namanya sendiri di Real Madrid. Hal itu mengejutkanku”, Kata Fabio Capello saat itu ” Mungkin saja kepindahannya ke Real Madrid kurang tepat waktunya “.

Setelah kegagalannya di Real Madrid, Walter Samuel kembali ke Serie-A pada tahun 1995 ke pihak Inter Milan. Sejak saat itu, Samuel kembali berjaya dan menjadi salah satu bek tertangguh yang pernah ada. Tak heran jika dia menjadi legenda di San Siro.

 

3. Javier Saviola | Dari Barcelona | Gratis | 2007 

javier saviola

javier saviola

 

” Melihat kebelakang karir saya. Saya berharap dapat mendapatkan waktu bermain yang lebih “. kata Javier Saviola mengingat kenangannya di Spanyol.

Penyerang asal Argentina ini tampil impresif bersama Barcelona di musim sebelum bergabung dengan Real Madrid. Sampai- sampai mendapatkan penghargaan sebagai Pemain Terbaik Tahunan Amerika Selatan.

Bisa saja, mendatangkan Saviola hanya membuat pihak Madrid mengejek Barcelona sebagai rivalnya saja. Pria berjuluk ” Si Kelinci Kecil ” ini hanya berhasil mencetak 5 gol saja selama berbaju Los Blancos.

4. Jonathan Woodgate | Dari Newcastle | 18.3 Juta Euro | 2004

jonathan woodgate

jonathan woodgate

Bisa dikatakan, Jonathan Woodgate menjalani debutnya di Real Madrid dengan sangat buruk. Gelandang yang bergabung di tahun 2004 ini harus menghabiskan masa nya dalam pemulihan cedera sebelum debut tersebut.

Woodgate bahkan menghabiskan 1 tahun untuk masa pemulihannya saja.

Namun apa yang terjadi pada debutnya? dia mencetak gol bunuh diri kala melawan Athletic Bilbao dan dikeluarkan dari pertandingan karena kartu merah.

Tercatat, dia hanya memainkan 8 laga saja di Real Madrid.

5. Ze Roberto | Dari Portuguesa | 9 Juta Euro | 1997

ze roberto

ze roberto

Ze Roberto bersikeras bahwa dia bisa saja sukses di Santiago Bernabeu. Namun, saat ia mengakui dirinya sendiri, bahwa bermain di Piala Dunia 1998 lebih penting baginya daripada harus membuktikan dirinya pantas bermain sebagai tim utama Real Madrid.

” Zagallo ( Pelatih Brasil ) mengatakan kepadaku bahwa dia melihat aku sebagai salah satu pemain yang masuk dalam skuatnya jika dapat bermain reguler ” ungkap pemain sayap Brazil ini mengenang masa lalu.

 

6. Nicolas Anelka | Dari Arsenal | 34.5 Juta Euro | 2009

nicolas anelka

nicolas anelka

Real Madrid mengambil perjudian dalam mendatangkan pria bertalenta dengan temperamen buruk ini dari Arsenal. Benar saja, Anelka hanya cukup bertahan semusim di Bernabeu.

Gol perdananya di Madrid dicetak kala El Clasico, dan berhasil mencetak 2 gol di semifinal Liga Champions melawan Bayern Munich. Namun, dia hanya berhasil menyarangkan 7 gol selama berbaju Madrid.

Dia juga di suspend bermain selama 45 hari karena menolak latihan di Real Madrid. Selain itu, Anelka juga tersandung kasus memperlakukan pekerja Spanyolnya sangat buruk.

” Sesuatu di kepalanya ada yang tidak benar ” kata Presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz, sebelum dijual ke PSG.

7. Elvir Baljic | Dari Fenerbahce | 26 Juta Euro | 1999

elvir baljic

elvir baljic

Dipinang dengan harga cukup lumayan besar, Elvir Baljic yang didatangkan dari Fenerbahce ini hanya berhasil mencetak 1 gol di La Liga.

Masalah cedera menderanya sepanjang musim, kemudian dia dipinjamkan kembali ke Fenerbahce setahun setelah kegagalannya di Real Madrid. Pantas saja, fans menyebutnya salah satu kegagalan terbesar Real Madrid.

8. Antonio Cassano | Dari Roma | 5 Juta Euro | 2006

antonio cassano

antonio cassano

 

Biaya transfer nya mungkin tergolong kecil, tetapi Antonio Cassano tetap sebuah pembelian buruk  dan hanya penghamburan uang. Golnya hanya 1 dari 7 penampilannya saja, kelakuannya yang buruk dan masalah diet juga menjadi kegagalannya di Real Madrid.

” Di Madrid, saya mempunyai seorang teman berprofesi sebagai pelayan hotel.” penyerang Italia ini mengenang ” Pekerjaannya waktu itu membawakan saya tiga atau empat pastries setelah berhubungan seks. Dia akan membawakan pastries keatas, kemudia saya akan memandu seorang wanita untuknya dan kami melakukan penukaran. Saya bawakan dia seorang wanita dan Saya akan mengambil pastries nya. Seks dan Makanan, sebuah malam yang indah.”

9. Danilo | Dari Porto | 31.5 Juta Euro | 2015

danilo

danilo

 

” Sebuah kesalahan, bagaimanapun akan menjadi viral ” Terang Danilo saat mencetak gol bunuh diri saat membela Madrid. ” Sebuah kesalahan akan menjadi sangat besar walaupun sebenarnya kecil. Namun, tentu saja, ketika kamu melakukan hal yang baik, itu akan sangat terlihat hebat ”

Sayangnya, pemain Brazil ini jarang sekali menyelesaikan hal yang baik sejak bergabung dari Porto 2 musim yang lalu. Dia bermain dalam menit – menit Real Madrid menelan kekalahan selama musim 2015 – 2016, dan sekarang dikabarkan akan dijual. Chelsea dan Juventus yang digosipkan menginginkannya malahan lebih tertarik mendatangkan kompatriotnya di Real Madrid dengan posisi yang sama Dani Carvajal.

 

10. Royston Drenthe | Dari Feyenoord | 14 Juta euro | 2007

royston drenthe

royston drenthe

Harapannya untuk dapat memainkan sepakbola tertinggi di Real Madrid tidak terwujud, apalagi dia sempat dicemooh habis – habisan oleh fans Madrid saat di Bernabeu menjamu Deportivo La coruna.

Drenthe sebenarnya memiliki potensi talenta yang besar, namun sifat buruknya tidak dapat membawanya ke permainan yang lebih tinggi.

Ketika akhirnya dia dijual ke Hercules, Drenthe kembali berulah dengan mogok bermain disana. Pemain sayap ini kemudian mengakhiri karir sepakbola di usia 29 dan memilih berkarir sebagai penyanyi rap.

 

11. Michael Essien | Dari Chelsea | Pinjaman | 2012

michael essien

michael essien

 

Pemain internasional Ghana ini didatangkan oleh Jose Mourinho di musim 2012 – 2013 dari Chelsea sebagai pemain pinjaman. Sudah barang umum bahwa Jose Mourinho sangat menyukai pemain ini, hanya saja cedera lutut yang dideranya saat itu membuat dia jarang sekali tampil.

Saat Mourinho meninggalkan publik Santiago Bernabeu, dia juga mengikuti jejak sang manajer. Sekarang ini, Essien membela Persib Bandung.

 

12. Julien Faubert | Dari West Ham United | Pinjaman  | 2009

julien faubert

julien faubert

 

Sebenarnya ini sejarah yang aneh di Real Madrid. Sebagian besar pecinta sepakbola sempat terkejut dengan peminjaman pemain yang merumput bersama West Ham ini didatangkan saat jendela transfer musim dingin dibuka.

Ada opsi pembelian permanen , namun tak dilakukan Real Madrid, pasalnya pria asal Perancis ini melewati satu sesi latihan tim yang dikiranya hari itu sebagai hari istirahat, dan dia juga tidak tampil saat Real Madrid bermain melawan Villareal.

 

13. Thomas Gravesen | Dari Everton | 3.4 Juta Euro | 2005

thomas gravesen

thomas gravesen

 

Thomas Gravesen didatangkan untuk menambah kehebatan Madrid yang bertabur bintang kala itu. Jadi, bisa saja menjadi sebuah penandatanganan yang sukses.

Namun sifatnya yang buruk merusak karirnya di Real Madrid seperti kericuhannya dengan Robinho saat pemanasan pramusim.

Pada saat itulah pelatih Fabio Capello memutuskan bahwa karirnya di Real Madrid harus segera diakhiri ” Saya tidak menyukai tingkah lakunya” Sebut Capello ” Semua telah berakhir seperti yang dia inginkan”. Kemudian Gravesen angkat koper dan pindah ke Celtic sejak kejadian tersebut.

14. Kaka | AC Milan | 65 Juta Euro | 2009

kaka

kaka

 

Sangat mudah dimengerti , Real Madrid berani mengeluarkan banyak uang demi mendatangkan Kaka saat itu. Ketika bergabung dengan AC Milan, Kaka tampil sangat impresif dan membawanya mendapatkan gelar individu sepakbola tertinggi Ballon D’Or.

Sayangnya, selama berkostum Real Madrid, masalah cedera mengintainya dan membuatnya gagal bersinar. Apalagi saat itu, Real Madrid mendatangkan Cristiano Ronaldo dan Mesut Ozil yang menjadikannya terpinggirkan sebagai pemain regular di tim. ” Saya kehilangan kegembiraan bermain sepakbola di Madrid ” Tegas Kaka atas kegagalannya di Madrid.

15. Pedro Leon | Dari Getafe | 10 Juta Euro | 2010

pedro leon

pedro leon

 

” Saya merasa tersiksa di Madrid ” ungkap Pedro Leon di 2011 lalu ” Saya merasa telah melakukan yang terbaik dan tak melakukan hal yang salah. Saya mengerjakan apa yang saya bisa, saya juga profesional dan pekerja keras”.

Sayangnya, Jose Mourinho tidak sependapat. Manajer berkebangsaan Portugal itu menganggap pemain tersebut kurang beretika dan Mourinho juga selalu berusaha menjawab para jurnalis soal kenapa Pedro Leon jarang sekali diturunkan.

” Kalian membicarakan Pedro Leon seolah – olah dia adalah Zinedine Zidane atau Maradona atau Di Stefano. Musim lalu dia cuma bermain bersama Getafe ! Jadi, saya tidak bisa bilang keabsenannya disini ( Madrid ).” Tak mengejutkan, Pedro Leon kemudian dipulangkan kembali ke Getafe, setelah satu musim kontroversialnya di Bernabeu.

 

Total 0 Votes
0

Tell us how can we improve this post?

+ = Verify Human or Spambot ?

Komentar

Komentar

Tidak ada Komentar on "15 Pembelian Terburuk Real Madrid Sepanjang Masa"

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *